Sekolah merupakan institusi yang rumit. Untuk meningkatkan efisiensi dan menjaga kondusifitas sekolah, semua staff dan anggota harus memahami kebijakan dan prosedur yang diberikan oleh penyelenggara. Sekolah yang baik tentu memiliki handbook yang mengakomodasi semua kebutuhan ini. Berikut ini hal-hal umum yang harus dipahami oleh seorang guru yang profesional
Showing posts with label student. Show all posts
Showing posts with label student. Show all posts
Sunday, 10 April 2011
Citra Guru di Mata Publik dan Profesionalitas Guru
Sama seperti pemahaman materi, efisiensi manajemen kelas, dan instruksi yang efektif, citra di mata publik juga menjadi hal yang krusial dalam keprofesionalan seorang guru matematika. Kadang-kadang citra di mata publik diabaikan. Konsekuensi minor dan sedikit memalukan kadang dijumpai, misal karena kelas sudah kosong, kita pulang lebih awal. Dan di jalan, kita bertemu dengan supervisor. Kadang konsekuensi mayor juga dapat terjadi, misal di ruang kerja kita membicarakan seorang murid yang kurang berprestasi dengan guru pengganti, bayangkan bila murid tersebut ternyata anak guru pengganti kita. Tentu sangat memalukan bukan? Terlepas dari konsekuensinya mayor atau minor, citra publik selalu berpengaruh terhadap profesionalisme.
Labels:
citra publik,
guru,
kesan masyarakat,
profesional,
publik,
school,
sekolah,
siswa,
student,
tata tertib,
teacher
Profesional di Luar Kelas
Siswa dan wali siswa, dan orang-orang yang mengenalmu sebagai guru, selalu memandangmu sebagai seorang guru. Mereka tidak memandang dimana atau kapan mereka melihatmu. Dalam semua kegiatan sekolah, seperti pertemuan dengan wali siswa, rapat kerja, menghadiri kegiatan olah raga - bahkan di luar sekolah seperti mall, bioskop, salon, bahkan tempat nongkrong, seorang guru perlu menunjukkan bahwa dia staf sekolah yang profesional.
Labels:
guardiant,
guru,
orang tua,
profesional,
school,
sekolah,
siswa,
student,
teacher,
wali murid
Beberapa Pengertian Media Pembelajaran
Media merupakan kata yang diadopsi dan disesuaikan dari bahasa latin yakni medius. Secara harafiah, medius diartikan 'tengah', 'perantara', atau 'pengantar'. Berikut ini diberikan beberapa batasan media.
Subscribe to:
Posts (Atom)